Apa itu gerhana spiritual?


Semua orang rindu nabi,

Lalu, apa itu gerhana spiritual?


entah,

pemahaman ini tiba-tiba muncul di hati saya pada tanggal 25-8-25 kemarin, dua hari yang lalu, bertepatan dengan hari senin, di saat yang sama, itu juga merupakan hari pertama masuk bulan robi'ul awwal.

Kita sudah paham konsep gerhana. Mari kita bedah pelan-pelan, tentunya harus dengan sangat hati-hati dan waspada agar tidak salah paham, atau paham tapi pemahamannya kurang tepat. Jadi begini, dalam tasawuf, matahari itu simbol tajjali Allah sedangkan bulan merupakan simbol tajalli Rasulullah. Matahari simbol jalal, bulan simbol jamal.

{ ... وَبِٱلۡحَقِّ أَنزَلۡنَـٰهُ وَبِٱلۡحَقِّ نَزَلَۗ   }

[Surat Al-Isra': 105]

Itulah kenapa, dua hari yang lalu itu al-faqir melihat secara mukasyafah terjadi gerhana matahari, isyarohnya yaitu seakan-akan cahaya Allah tertutup oleh cahayanya Rasulullah, artinya, ada tajallinya Allah di balik terangnya tajalli Nabi pada tahun ini. Ini yang al-faqir rasakan dan lihat, secara dzauq rohani.

Gerhana spritual yang seperti ini saya sebut dengan istilah gerhana spiritual syamsiyah, yaitu tajjalli Allah tersembunyi dibalik tajjali Rasullullah, sebagaimana diisyaratkan dalam salah satu firman Allah:

{ وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِیمࣲ }

[Surat Al-Qalam: 4]

Sebenarnya yang terlihat nabi-Nya, namun kenapa oleh Yang Maha Kuasa beliau bisa disifati adzim? bukankah adzim itu maknanya maha agung? Bukankah maha agung itu sifat Allah dan hanya layak bagi Allah? Nah, itulah yang disebut gerhana. Orang yang bodoh hanya melihat bulannya. Orang yang paham akan sadar, saat dia melihat bulan, di saat yang sama dia juga sebenarnya sedang melihat cahaya matahari, sebab secara sains, bulan itu hanya memantulkan dan cahaya yang kita kira milik bulan itu hakikatnya adalah berasal dari matahari, jadi yang benar-benar nyata secara hakikat itu yang ada hanyalah cahaya matahari, warna cerah bulan hanyalah manifestasinya. Ini namanya gerhana spiritual yang berjenis syamsiyah, saat syamsyiah, mataharinya tersembunyi/terhalang/terhijab, jadi yang terlihat hanya bulan. Suasana saat itu gelap, yang paling terang hanya bulan dan mataharinya tak terlihat. Orang bodoh akan berkata, tidak ada matahari. Orang yang paham konsep gerhana akan berkata, matahari ada tetapi tidak terlihat. Akhirnya mereka berdua berdebat. Orang yang bijak hanya akan diam dan menikmati keindahan ini. Karena siang dan malam itu pun juga hanya ilusi, jika sudut pandang kita lebih tinggi dan luas, istilah siang dan malam di bumi kita ini belum tentu berlaku di planet pluto apalagi planet namex, eh .. katanya pluto sudah bukan termasuk planet ya. Hehehe

Kelak, di hari kiamat, akan terjadi lagi namanya gerhana spiritual dengan jenis qomariyah, saat itu orang beriman akan melihat tajalli wajah Allah. Tapi mereka tidak melihat Rasulullah. Tapi bagi yang di dunia sudah paham konsep gerhana ini. Mereka akan tetap mengenali di mana Rasulullah, baik itu di dunia, maupun di akhirat kelak.

{ ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَٱلۡأَرۡضِۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشۡكَوٰةࣲ فِیهَا مِصۡبَاحٌۖ ٱلۡمِصۡبَاحُ فِی زُجَاجَةٍۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوۡكَبࣱ دُرِّیࣱّ یُوقَدُ مِن شَجَرَةࣲ مُّبَـٰرَكَةࣲ زَیۡتُونَةࣲ لَّا شَرۡقِیَّةࣲ وَلَا غَرۡبِیَّةࣲ یَكَادُ زَیۡتُهَا یُضِیۤءُ وَلَوۡ لَمۡ تَمۡسَسۡهُ نَارࣱۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورࣲۚ یَهۡدِی ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن یَشَاۤءُۚ وَیَضۡرِبُ ٱللَّهُ ٱلۡأَمۡثَـٰلَ لِلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَیۡءٍ عَلِیمࣱ }

[Surat An-Nur: 35]

Fokus di :

نُّورٌ عَلَىٰ نُورࣲۚ یَهۡدِی ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن یَشَاۤءُۚ

Semoga Allah pahamkan yang belum paham, dan semoga Allah senantiasa menjaga yang sudah jujur benar-benar paham.

{ قُلۡ إِنَّمَاۤ أَنَا۠ بَشَرࣱ مِّثۡلُكُمۡ یُوحَىٰۤ إِلَیَّ أَنَّمَاۤ إِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهࣱ وَ ٰ⁠حِدࣱۖ فَمَن كَانَ یَرۡجُوا۟ لِقَاۤءَ رَبِّهِۦ فَلۡیَعۡمَلۡ عَمَلࣰا صَـٰلِحࣰا وَلَا یُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦۤ أَحَدَۢا }

[Surat Al-Kahfi: 110]

Allah selalu bersama kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Majdzub Permanen & Laduni Sejati (Bukan Bisikan Iblis/Setan)

Hati-hati dengan kyai sesat, rakus dunia