Amalan Kesaktian Para Kyai Kampung

 

Alhamdulillah, hari ini Jum'at, 23 Januari 2026 di masjid Indomaret Glenmore, al-faqir bertemu dengan Mbah Yai Sa'id, yang akrab dipanggil Haji Sa'id atau Abi Sa'id oleh masyarakat. Di tengah percakapan, beliau ditelfon oleh istri keempat beliau, sebelum akhirnya pulang dengan mobil (entah apa merknya). Beliau sempat mengajari beberapa wirid: kekayaan, kejadugan, dan pengasihan. Sebagaimana kita tahu, manusia itu gholibnya cenderung pada P3K, yaitu pesugihan, pengasihan, penerawangan, dan kejadugan. Maka, beliau beberkan beberapa amalan yang mudawamah hingga hari ini alias senantiasa beliau jaga, tanpa putus (in syaa Allah).

Lahul fatihah.

Kekayaan:

Tiap hari - Ba'da Ashar, Isya', dan Shubuh:

1. Inna fatahnaa 17 kali

2. Alam nasyroh 14 kali

3. Al-Kautsar 11 kali

Kejadugan:

Tiap ba'da sholat/semampunya:

1. robbighfirli waliwalidayya 11 kali

2. Sholawat fatih 11 kali

3. Laqod ja 11 kali, (alaikum 21 kali) dan (kalau tidak salah rohim 21 kali) tahan nafas

Yang nomor tiga ini untuk perlindungan, kesehatan dan panjang umur, bahkan kekebalan.

Pengasihan:

Setelah Tahajud

Basmalah 786 sambil berdiri lalu baca do'a khusus yang harus cari sendiri, tanya kyai terdekat atau langsung ke atas. Kata beliau, ulama kok pakai jalur merangkak wong ada jalur langit?

Kalau yang basmalah ini, menurut beliau, setelah dibaca, badan akan menjadi lebih muda, sepertinya beliau tidak berbohong, mujiz dari amalan ini saat ini berusia sekitar 78 tahun, tapi secara fisik, sekilas masih terlihat sangat fit dan seperti baru umur 50 tahunan.

Sebelumnya, ada seorang kyai di jember membeberkan juga, untuk kekayaan sholat dhuha rokaat pertama ayat kursi 10 kali roka'at kedua al-ikhlas 10 kali dan jangan pemilih terhadap tamu, semua harus dihormati, untuk menundukkan semua raja jin, tahlil minimal 1000 kali, dan rahasia orang yang punya istri lebih dari satu itu sebenarnya istri yang paling baik dan paling membahagiakan adalah istri pertama. Jarang yang tahu rahasia ini. Jadi, sebenarnya yang lebih dekat dengan sunnah, lebih ringan dalam amanah, dan lebih jauh dari haddzun nafs adalah satu istri.

Ada juga kyai dari genteng, katanya amalannya 1000 kali al-ikhlas tiap ba'da maghrib. Itu untuk segala hajat, terutama kesaktian.

Intinya, ini hanya cerita.

Untuk para santri, sebaiknya jangan diamalkan jika tidak dapat ijazah langsung dari guru, dan fokus saja amalan guru pertama. Jangan terbawa hawa nafsu dikhawatirkan akibatnya menjadi kurang berkah dan seandainya kaya atau sakti malah jadi istidraj seperti qorun dan bal'am. Salah satu efek negatifnya, jika proses tazkiyah/takhalli belum sempurna dan masih tersisa biji sayyi'ah dalam nafs, maka qolbu yang disiram amalan khusus ini justru malah akan memperkuat thoqoh sayyi'ah sehingga dominansi yang terjadi adalah dominansi jalur negatif, atau seakan-akan cahaya mentari yang terselip secuil kegelapan terselubung bisa bisa membawa pengamalnya justru kepada berbagai tindakan maksiat seperti zina, korupsi, penyelewengan, dan kedzaliman lainya, terutama ananiyah, ghodob, riya', dan sum'ah, serta hubbur riyasah, hubbud tadbir, hubbul mansibah, dan hubbul jah.

Wallahu A'lam Bis Showab.

Semoga bermanfaat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Majdzub Permanen & Laduni Sejati (Bukan Bisikan Iblis/Setan)

Hati-hati dengan kyai sesat, rakus dunia

Apa itu gerhana spiritual?